Buah Super, Alpukat Yang Sangat Baik Untuk Bayi

By | May 3, 2018

Buah super, alpukat adalah buah yang berasal dari Amerika Selatan dan Meksiko. Di Indonesia sendiri, buah alpukat diperkenalkan oleh Belanda sekitar abad ke-19. Kemudian, alpukat banyak dibudidayakan dan saat ini banyak kita temui di pekarangan rumah. Buah alpukat menjadi buah favorit bagi banyak orang karena kandungannya yang sangat lengkap dan baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh.

Alpukat Sangat Baik Untuk Bayi

Buah dengan kandungan yang sangat kaya manfaat ini, alpukat sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua orang termasuk ibu hamil dan juga bayi. Alpukat sangat baik untuk bayi berumur 6 bulan lebih, yang sudah dapat mengonsumsi ASI. Teksturnya yang lembut dan halus sangat cocok untuk bayi. Selain itu, kandungannya yang sangat penting dan bermanfaat dapat membantu pertumbuhan si kecil. Mengapa alpukat sangat baik untuk bayi? Kandungan apa saja yang membuatnya baik untuk pertumbuhan bayi?

Kandungan Alpukat Yang Baik Untuk Bayi

Berbagai kandungan baik di dalam alpukat sangat baik untuk tubuh. Terutama bagi bayi yang membutuhkan banyak nutrisi untuk pertumbuhannya. Oleh karena itulah, banyak ibu yang memberikan alpukat sebagai makanan sehat untuk si kecil guna memastikan pertumbuhannya yang lancar. Beberapa kandungan alpukat yang sangat baik untuk pertumbuhan tubuh bayi akan dijelaskan pada ringkasan di bawah.

  1. Asam folat

Asam folat sangat berguna untuk membantu perkembangan sistem motorik anak dan bayi. Buah alpukat mengandung sebanyak 8% asam folat dari total kebutuhan tubuh akan kandungan yang satu ini. Jumlah tersebut terbilang sangat tinggi sehingga konsumsi buah alpukat untuk bayi sangat disarankan. Selain itu, asam folat dapat meningkatkan daya ingat anak dan bayi serta membuat mereka dapat bergerak lebih aktif.

  1. Lemak

Jenis lemak yang terkandung di dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang mudah sekali diserap oleh tubuh. Lemak tak jenuh berfungsi untuk meningkatkan perkembangan otak pada bayi. Seperti yang kita ketahui bahwa usia balita merupakan Golden age di mana anak akan sangat mudah menyerap informasi yang diberikan kepadanya. Lemak tak jenuh ini dapat meningkatkan kemampuan mengingat pada bayi.