Seberapa Mahal Biaya Branding? Ini Rinciannya

By | January 21, 2018

Memiliki produk usaha yang bermerek resmi tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi para pengusaha. Selain nama produk tersebut legal dan dilindungi hukum, sebuah merek resmi akan mudah diterima oleh masyarakat. Berbicara mengenai branding tentu juga berkaitan dengan biaya pendaftaran merek yang oleh sebagian orang dinilai mahal. Padahal jika Anda mengetahui rincian biaya dan kegunaannya, tentu sebanding dengan keuntungan yang akan didapatkan.

Inilah Rincian Biaya Mendaftarkan Merek Produk

Data menunjukkan bahwa sebenarnya semakin banyak pengusaha Indonesia yang sangat antusias mendaftarkan produknya, namun beberapa dari mereka masih merasa kebingungan dalam hal pembiayaan pendaftaran. Untuk itu, sebelum menjelaskan secara rinci biaya pendaftaran merek yang harus dibayarkan, ada baiknya Anda mengetahui beberapa komponen pembayaran branding sebagai berikut.

  • Biaya pengecekan merek dagang. Biaya ini digunakan untuk mengecek apakah merek suatu produk sudah digunakan atau belum. Perlu diketahui jika nama merek yang sudah terdaftar tidak dapat didaftarkan kembali oleh pihak lain.
  • Biaya pengecekan ulang yang dikenakan ketika merek yang diajukan sudah terdaftar di kelas atau jenis usaha tertentu. Biasanya biaya ini dibayar ketika perusahaan pengusul mengajukan kembali nama produk yang baru.
  • Biaya pendaftaran. Sesuai namanya, biaya ini dikenakan ketika semua persyaratan sudah memenuhi dan tinggal menunggu legalisasi dan sertifikat merek dari Dirjen HKI.
  • Biaya tambahan, dapat berupa biaya konsultasi, pengiriman sertifikat ataupun biaya lain yang sekiranya diperlukan.

Besarnya biaya merek tergantung dari berapa jenis merek maupun berapa jenis kelas/jenis usaha yang didaftarkan oleh perseorangan atau badan usaha. Jika jenis produk berada di dua kelas, maka biaya pengecekan dan pendaftaran dikalikan dua, namun jika Anda mendaftarkan 2 logo dalam satu merek yang sama, maka biaya pendaftaranlah yang dikalikan dua.

Untuk rincian biaya untuk pendaftaran merek, biasanya berkisar antara dua hingga tiga jutaan rupiah. Seperti misalnya biaya pengecekan sekitar Rp200.000, biaya pendaftaran merek di lembaga kekayaan intelektual sekitar Rp3.000.000, hingga biaya konsultasi dan lain-lain sekitar Rp500.000 sampai dengan Rp1.000.000.