Skip Sarapan Pagi, Amankah?

By | March 2, 2018

Sebetulnya bukan cerita baru lagi kalau banyak orang mengeluhkan waktu yang terbatas sebagai alasan untuk tidak tertib pada jam makan. Di antara waktu makan pagi, siang, dan malam sangat lumrah rasanya melihat fenomena orang yang tidak sarapan pagi karena beragam alasan. Tidak sempat masak atau tidak sempat beli, lebih memilih tidur lagi, tergesa-gesa mandi dan melakukan aktivitas lainnya, serta alasan diet sering menjadi alasan klasik yang ada di tengah masyarakat. Padahal sebetulnya menyiapkan makan pagi tidak perlu serumit makan siang atau malam sebagai makan besar. Beberapa dari kita bahkan sudah terbiasa makan pagi hanya dengan setangkup roti tawar atau minum segelas susu. Dengan menyiapkan makanan sesederhana ini rasanya setiap orang akan punya waktu untuk menyiapkannya.

Amankah Tidak Makan Pagi Setiap Hari

Ketika ditanya soal aman atau tidaknya kebiasaan menunda waktu makan pagi dan langsung merangkumnya dengan makan siang untuk alasan apapun, rasanya kurang tepat. Setelah tidur semalaman, tubuh secara otomatis akan lelah dan butuh asupan energi untuk memastikan semua sel bisa beraktivitas dengan baik. Untuk itu, sangat disarankan sebetulnya untuk mengisi kebutuhan ini dengan memakan makanan yang tidak terlalu berat. Artinya, ketimbang makan satu porsi nasi goreng yang banyak mengandung minyak, akan lebih sehat jika kita menggantinya dengan makan buah potong atau segelas jus, atau bahkan sepotong roti oles madu. Gula sederhana akan membantu tubuh merasa segar. Energi ini yang dibutuhkan untuk modal mengawali hari dan segala aktivitasnya.

Tak hanya itu saja, sekarang ini rasanya bukan menjadi alasan jika masih merasa tidak ada waktu memasak. Sekarang ini sudah banyak tepat makan atau warung yang menjual makanan di pagi hari, atau bahkan buka selama dua puluh empat jam. Di beberapa kota besar bahkan sangat lazim untuk melihat deretan orang yang mengantre hanya untuk sekedar menikmati makan pagi di sela perjalanan menuju kantor atau tempat lain sebelum mereka beraktivitas. Artinya, yang perlu dipersiapkan adalah waktu yang lebih panjang agar tidak terburu-buru ketika akan melakukan aktivitas setiap harinya.