Waspada Penyakit DBD

By | February 21, 2018

Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis. Sehingga hanya terdapat dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Di musim hujan seperti sekarang ini, banyak terdapat nyamuk yang berkeliaran. Tempat yang basah dan lembab serta banyak genangan air, sangat menguntungkan bagi nyamuk untuk berkembang biak. Nyamuk merupakan salah satu vektor penyakit, contohnya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit DBD mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Namun, belum banyak yang tahu bahwa penyakit DBD ini dapat menyebabkan kematian.

Pentingnya Waspada Penyakit DBD

Penyakit DBD disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Aktivitas nyamuk ini yaitu akan menginfeksi inangnya pada pagi dan sore hari. Selain itu, nyamuk Aedes aegypti senang tinggal di genangan air yang bersih, seperti di air bak mandi, air dalam vas bunga, dan sumber air bersih lain yang ada dalam rumah. Tidak heran jika penderita DBD juga berasal dari lingkungan rumah yang bersih. Oleh karena itu kita perlu waspada agar terhindar dari penyakit DBD dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Menguras bak mandi

Bak mandi dengan air bersih, menjadi tempat yang ideal bagi perkembangan jentik-jentik nyamuk. Dengan menguras bak mandi setiap hari, akan memutus rantai perkembangbiakan nyamuk sehingga mengurangi jumlah nyamuk.

  • Mengubur kaleng-kaleng yang tidak terpakai

Kaleng-kaleng sampah rumah tangga jangan dibiarkan berserakan di pekarangan rumah, karena akan menjadi sarang nyamuk dewasa. Lebih baik mengubur kaleng-kaleng tersebut atau mendaur ulang kaleng menjadi barang yang lebih berguna.

  • Memakai lotion anti nyamuk

Aktivitas nyamuk Aedes aegypti adalah pada jam 9 pagi dan jam 5 sore. Pastikan dalam jam-jam tersebut Anda menggunakan lotion anti nyamuk agar terhindar dari gigitan nyamuk.

  • Mencegah adanya berbagai genangan air di lingkungan sekitar

Genangan air yang ada di pekarangan rumah juga dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Terlebih lagi pada musim hujan, air dalam genangan adalah air jernih yang disukai nyamuk Aedes aegypti.